Sebuah pemandangan tak biasa terjadi di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada hari Jumat, 2 Mei 2025. Sejumlah aktivis dari berbagai latar belakang terlihat beradu strategi dalam permainan catur yang digelar di salah satu ruangan di Mabes TNI. Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan sebuah forum silaturahmi dan diskusi yang dikemas dalam suasana kompetitif namun tetap hangat. Kehadiran para aktivis di Mabes TNI ini menjadi simbol jembatan komunikasi antara masyarakat sipil dan institusi militer.
Inisiatif unik ini digagas oleh bagian Hubungan Masyarakat Mabes sebagai upaya untuk membangun dialog yang lebih dekat dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk para aktivis yang seringkali memiliki pandangan kritis terhadap isu-isu nasional. Catur dipilih sebagai media interaksi karena dianggap sebagai permainan yang mengasah strategi, pemikiran analitis, dan sportivitas, nilai-nilai yang relevan baik dalam konteks militer maupun perjuangan aktivisme. Acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB ini mempertemukan aktivis dari isu lingkungan, hak asasi manusia, hingga antikorupsi.
Suasana pertandingan catur di Mabes TNI berlangsung cukup intens namun tetap diwarnai dengan canda tawa. Beberapa aktivis terlihat sangat fokus dalam menyusun langkah, sementara para perwira TNI yang turut bermain juga menunjukkan kemampuan strategis mereka di atas papan catur. Lebih dari sekadar kompetisi, momen ini dimanfaatkan untuk bertukar pikiran mengenai berbagai isu aktual yang menjadi perhatian bersama. Beberapa petugas dari bagian penerangan Mabes TNI juga turut hadir untuk mendokumentasikan kegiatan dan berinteraksi dengan para aktivis.
Menurut salah satu aktivis yang hadir, kegiatan ini merupakan langkah positif dari Mabes TNI dalam membuka diri dan membangun komunikasi yang lebih konstruktif dengan masyarakat sipil. Ia berharap forum-forum serupa dapat terus diadakan secara berkelanjutan untuk menjembatani perbedaan pandangan dan mencari solusi bersama untuk berbagai permasalahan bangsa. Sementara itu, seorang perwira menengah dari Mabes TNI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi dari berbagai kalangan.
Kegiatan adu strategi catur antara aktivis dan perwakilan Mabes TNI ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi terciptanya dialog yang lebih terbuka dan inklusif antara institusi negara dan masyarakat sipil. Langkah ini menunjukkan bahwa perbedaan pandangan tidak harus menjadi penghalang untuk berinteraksi dan bertukar pikiran secara positif. Semangat sportivitas dalam permainan catur menjadi metafora untuk membangun hubungan yang lebih baik demi kemajuan bangsa.